Kesantunan Berbahasa Grup WhatsApp Nasab Mbah Dayat: Perspektif Usia dan Jenis Kelamin
DOI:
https://doi.org/10.33503/alfabeta.v7i1.1079Keywords:
jenis kelamin,, kesantunan berbahasa, , usiaAbstract
Dalam proses komunikasi, ada hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah terkait kesantunan berbahasa yang digunakan. Secara teoritis penelitian ini menggunakan pendekatan sosiopragmatik, sedangkan secara metodologis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini berupa tuturan anggota grup. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah diri peneliti dilengkapi dengan tabulasi data. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah simak catat yang terbagi menjadi beberapa tahap. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Triangulasi data dipilih untuk menguji keabsahan data yang ditemukan selama proses penelitian berlangsung. Temuan tersebut meliputi 24 maksim kesimpatian, 9 maksim pemufakatan, 7 maksim kebijaksanaan, 7 maksim penghargaan, 5 maksim kesederhanaan, dan 1 maksim kedermawanan. Sedangkan data tuturan yang terpengaruh usia terdapat 18 data dan terpengaruh jenis kelamin 31 data. Data temuan didominasi oleh bahasa Jawa dikarenakan seluruh anggota berasal dari satu daerah yang sama yaitu Jawa. Akan tetapi juga ditemukan data berbahasa Indonesia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tuturan yang ada pada grup WhatsApp Nasab Mbah Dayat telah memperhatikan kesantunan dalam penggunaannya.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


