Analisis Fear of Missing Out dan Perbandingan Sosial sebagai Determinan Persepsi Kesejahteraan: Narasi Generasi Z di Bojonegoro

Analysis of Fear of Missing Out (FOMO) and Social Comparison as Determinants of Perceived Well-being: Narratives of Generation Z in Bojonegoro

Authors

  • Taufiq Hidayat IKIP PGRI Bojonegoro, Indonesia
  • Rika Pristian Fitri Astuti IKIP PGRI Bojonegoro, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33503/ecoducation.v7i3.2696

Keywords:

Rasa takut ketinggalan, Kesejahteraan, Perbandingan sosial

Abstract

Pertumbuhan ekosistem digital Indonesia yang pesat telah meningkatkan perdebatan tentang bagaimana Fear of Missing Out (FOMO) dan perbandingan sosial membentuk kesejahteraan Generasi Z. Penelitian ini menyelidiki bagaimana dinamika ini memengaruhi kesejahteraan subjektif dalam konteks budaya yang kolektif dan sangat terhubung. Menggunakan desain kualitatif dengan analisis tematik, wawancara mendalam dilakukan terhadap 34 anak muda Indonesia berusia 18-26 tahun yang secara aktif menggunakan media sosial. Temuan penelitian ini mengidentifikasi empat tema yang saling berhubungan: kecemasan yang terus-menerus ketika tidak hadir secara digital, ketergantungan pada metrik sosial untuk validasi, perbandingan ke atas yang menghasilkan ambivalensi emosional, dan strategi penanggulangan yang muncul untuk mendapatkan kembali keseimbangan digital. Tema-tema ini mengungkapkan bahwa FOMO dan perbandingan sosial beroperasi sebagai siklus yang memperkuat diri sendiri yang didorong oleh struktur platform dan ekspektasi sosial, yang berkontribusi pada persepsi kesejahteraan yang tidak stabil.

Downloads

Published

2025-12-31

Citation Check