Peran Penguatan Kapasitas Kewirausahaan Dalam Optimalisasi Daya Saing UMKM di Wilayah Perbatasan

The Role of Strengthening Entrepreneurial Capacity in Optimizing the Competitiveness of MSMEs in Border Areas

Authors

  • Maria Angela Siokalang Kewirausahaan, Institut Shanti Bhuana, Indonesia
  • Dedy Dedy Manajemen, Institut Shanti Bhuana, Indonesia
  • Yeremia Niaga Atlantika Kewirausahaan, Institut Shanti Bhuana, Indonesia
  • Linda Wahyuni Agroekoteknologi, Institut Shanti Bhuana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33503/ecoducation.v8i1.2703

Keywords:

Daya saing, Digitalisasi, Kapasitas kewirausahaan, UMKM, Wilayah perbatasan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran penguatan kapasitas kewirausahaan dalam mengoptimalkan daya saing UMKM yang beroperasi di wilayah perbatasan, dengan fokus pada Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Meskipun pemerintah telah mendorong digitalisasi dan menyediakan berbagai program pelatihan kewirausahaan, temuan penelitian menunjukkan bahwa UMKM perbatasan masih menghadapi hambatan struktural berupa keterbatasan infrastruktur digital, akses pelatihan yang tidak merata, serta minimnya dukungan pasar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, kuesioner Delphi, studi pustaka, serta Focus Group Discussion yang kemudian divalidasi dan dianalisis menggunakan NVivo 15, penelitian ini menggambarkan dinamika adaptasi UMKM pada tiga klaster usaha: kuliner, jasa, dan ekonomi kreatif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peningkatan daya saing lebih banyak ditopang oleh inisiatif individu, pembelajaran mandiri, kreativitas lokal, serta pemanfaatan digitalisasi secara terbatas. Namun berbagai tantangan seperti kesenjangan digital, tidak tersedianya pelatihan formal yang memadai, serta belum optimalnya praktik ekonomi hijau menjadi penghambat utama. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas kewirausahaan melalui program pelatihan yang lebih inklusif, perbaikan infrastruktur, dan kebijakan pemberdayaan yang lebih sensitif terhadap konteks wilayah perbatasan.

Downloads

Published

2026-03-31

Citation Check