Sejarah dan Perkembangan Kearifan Lokal Kesenian Glipang di Kabupaten Lumajang

Authors

  • Alya Nainawatsaqifah Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Muhammad Wildan Jauharuddin Universitas Negeri Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i3.2605

Keywords:

Budaya Lumajang, Kearifan Lokal, Kesenian Glipang

Abstract

Indonesia negara dengan kemajemukan bahasa, budaya, agama serta suku. Dengan ini menunjukkan bahwasannya tiap daerah khususnya di Indonesia memiliki tradisi kearifan lokal yang sangat beragam. Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap daerah masih menjaga serta melestarikan kearifan lokal tersebut, misalnya pada Kesenian Tari Glipang yang terdapat di Desa Karangsari, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang merupakan salah satu aktivitas gerakan silat dengan perpaduan sholawat hingga terciptalah kesenian Tari Glipang ini. Metode deskriptif analisis berupa kejadian dalam peristiwa Kesenian tari Glipang dengan mengumpulkan data secara sekunder melalui tahap wawancara serta dari internet atau artikel. Hasil analisis menunjukkan pentingnya kesenian tari Glipang dari unsur kearifan lokal. Tradisi ini telah menempuh Sejarah yang sangat panjang hingga terwujud makna serta fungsi untuk mempertahankan tradisi ini. Peneliti terobsesi untuk menghargai makna kesenian tari Glipang  pada arus globalisasi di era sekarang.

Downloads

Published

2026-01-08

How to Cite

Nainawatsaqifah, A., & Jauharuddin, M. W. (2026). Sejarah dan Perkembangan Kearifan Lokal Kesenian Glipang di Kabupaten Lumajang. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sosiologi, 7(3), 127–135. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i3.2605

Citation Check