Eksistensi Kesenian Bantengan "Lembu Sobo Cilik" di Kecamatan Wajak

Authors

  • Sartika Cahya Ningrum Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia
  • Faizah Ulumi Firdausi Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia
  • Rizki Agung Novariyanto Universitas Insan Budi Utomo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i3.2732

Keywords:

Eksistensi, Kesenian, Bantengan Cilik

Abstract

Tradisi Bantengan adalah seni pertunjukan tradisional Jawa Timur yang menggabungkan unsur sendratari, kanuragan, musik, dan syair/mantra dengan nuansa magis, serta melibatkan kesurupan pemain dalam pertunjukan. Di Wajak, kabupaten Malang eksistensi kesenian ini masih banyak diminati masyarakat dari berbgai kalangan mulai anak-anak hingga lansia. Di Wajak ada Komunitas bantengan Lembu Sobo yang dimana para pemainya adalah anak-anak usia sekolah dasar. Lembu Sobo Cilik juga memiliki populeritas yang tinggi di Wajak. Eksistensi Kesenian bantengan Cilik “Komunitas Lembu Sobo” di Kecamatan Wajak merupakan penelitian kualitatif  yang dijelaskan dengan analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, menggunakan teknik observasi dan wawancara terhadap sebagian masyarakat di Wajak. Penelitian ini didasari dengan tujuan untuk menggambarkan secara jelas dan lebih terperinci berdasarkan pengalaman subjektif yang dialami informan.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi Komunitas Lembu Sobo cilik memiliki populeritas yang tinggi di Wajak. Keunikan Kesenian Bantengan menjadi daya tarik utama kesenian ini untuk manarik minat generasi muda. Eksistensi Lembu Sobo Cilik merupakan wadah bagi generasi muda di Wajak untuk melestarikan dan menjaga budaya lokal agar tidak hilang dan tergerus oleh arus globalisasi.

Downloads

Published

2026-01-19

How to Cite

Cahya Ningrum, S., Ulumi Firdausi, F., & Agung Novariyanto, R. (2026). Eksistensi Kesenian Bantengan "Lembu Sobo Cilik" di Kecamatan Wajak. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sosiologi, 7(3), 146–156. https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i3.2732

Citation Check