Sosialisasi Pentingnya K3 Oleh Pemulung Untuk Menangani Sampah di TPA Supit Urang
DOI:
https://doi.org/10.4567/prosiding_pengabdianmasyarakat.v4i1.2454Keywords:
sampah, K3, pemulung, lingkungan, masyarakatAbstract
Pengelolaan sampah di Kota Malang, khususnya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang, masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait keselamatan kerja para pemulung yang terlibat dalam proses pemilahan sampah. Para pemulung berperan penting dalam daur ulang, namun sering bekerja tanpa perlindungan memadai dan minim pengetahuan mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), sehingga rentan terhadap berbagai risiko kesehatan dan kecelakaan kerja. Oleh karena itu, sosialisasi K3 menjadi langkah mendesak untuk meningkatkan kesadaran dan perlindungan bagi para pemulung. Upaya ini tidak hanya meningkatkan keselamatan kerja, tetapi juga mendukung pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Pendekatan inklusif yang melibatkan pemerintah, masyarakat, dan pemulung dalam pelatihan serta penyediaan alat pelindung diri diharapkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman, manusiawi, dan produktif bagi seluruh pihak yang terlibat.