Penerapan Teknik Relaksasi Napas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Fraktur Tibia di RSUD Sayang Rakyat Makassar
DOI:
https://doi.org/10.33503/paradigma.v31i2.2416Abstract
Nyeri akut merupakan keluhan utama yang sering dialami pasien fraktur tibia yang datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD). Penanganan nyeri yang cepat dan efektif sangat penting untuk mengurangi stres fisiologis dan psikologis pasien. Teknik relaksasi napas dalam merupakan metode nonfarmakologis sederhana yang dapat digunakan untuk membantu mengurangi nyeri secara alami. Mengetahui efektivitas penerapan teknik relaksasi napas dalam terhadap penurunan tingkat nyeri pada pasien fraktur tibia di IGD RSUD Sayang Rakyat.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan cara mengobservasi pasien yang mengalami fraktur tibia setelah dilakukan penerapan teknik relaksasi napas dalam. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat nyeri secara signifikan setelah dilakukan teknik relaksasi napas dalam dengan skala nyeri 8 menjadi 6. Teknik relaksasi napas dalam efektif dalam menurunkan nyeri akut pada pasien fraktur tibia di IGD. Intervensi ini dapat diterapkan sebagai bagian dari penatalaksanaan keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan pasien secara cepat dan aman.
References
Agustini, M. P. A. … Asmara, A. A. G. Y. (2021). Gambaran Karakteristik Fraktur Intertrokanter Femur di RSUP Sanglah Denpasar Periode 1 Januari 2019 - 31 Desember 2019. Jurnal Medika Udayana,
Aini, L., & Reskita, R. (2022). Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Derajat Nyeri. Pengaruh Tehnik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Penurunan Nyeri Pasien Fraktur, 9(2022), 8– 19.
Andarmoyo, S. (2019). Konsep Dan Proses Keperawatan Nyeri. Ar- Ruzz.
Ardiastuti, A. N., & Mellia Silvy Irdianty. (2021). Asuhan Keperawatan pada Pasien Fraktur dalam Pemenuhan Kebutuhan Aman Nyaman : Nyeri Keperawatan Universitas Kusuma Husada Surakarta. Faculty of Health Sciences Journals, 4.
Asrawati. (2021). Asuhan Keperawatan Fraktur 1/3 Tibia Et Fibula Dengan Pemberian Teknik Relaksasi Nafas Dalam Dan Terapi Murottal Dalam Manajemen Nyeri. Retrieved from http://repositori.uin- alauddin.ac.id/19520/1/ASRAWATI_70900119042.pdf
Buyanov, v. M. (2020). Patofisiologi Fraktur. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 6–56.
Dewi Nurhanifah, R. T. (2022). Manajemen Nyeri Nonfarmakologi. Urban Green Central Media
Hermanto, R. … Nurhidayat, S. (2020). Studi Kasus: Upaya Penurunan Nyeri Pada Pasien Post Operasi Fraktur Femur. Health Sciences Journal, 4(1), 111
Heryani Heni 2024, Jurnal kesehaan dan teknologi medis 8 (2).1(11)
Heryani Heni 2024, Jurnal kesehaan dan teknologi medis 8 (2).21-25
Islami, A. D., Rahayu, U., & Aditya, B. (2019). Kebutuhan Discharge Planning Pascaoperasi Pada Pasien Fraktur Ekstermitas Bawah. Jurnal Keperawatan ’AISYIYAH, 6(1), 57–65.
Jhonet, A., Armin, M. F., Mandala, Z., Sudiadnyani, N. P., & Sari, H. M. (2022). Angka Kejadian Fraktur Tibia Berdasarkan Usia, Jenis Kelamin Dan Klasifikasi Fraktur Berdasarkan Mekanisme Trauma DI RSUD. H. Abdul
Jinesh Vora, Divyesh Jetpariya, & Kabir Desai. (2020). Comparison of clinical, radiological, and functional outcome of closed fracture of distal third tibia treated with nailing and plate osteosynthesis. Surgical Review: International Journal of Surgery, Trauma and Orthopedics, 6(5), 298 304
Khofifah,sitti nur,and wahyudi widada/2023.Asuhan keperawatan dengan masalah gangguan mobilitas fisik pada klien fraktur.”Healt And Medical science1.(3)
Makhdoom, A. U., Shaikh, B. J., Baloch, R. A., Malah, H. R., Tunio, Z. H., & Jokhio, M. F. (2020). Management of segmental fracture of tibia treated by Ilizarov external fixation. Journal of Ayub Medical College, Abbottabad, 32(3), 291 294
Moeloek Bandar Lampung. Jurnal IIlmu Kedokteran Dan Kesehatan, 9.
Prof Dr dr Aryono D Pusponegoro,2023. BT & CLS ,Basic Trauma dan Cardiac life support Yayasan Ambulance Gawat Darurat 118 Edisi 8
Kepel, F. R., & Lengkong, A. C. (2020). Fraktur geriatrik. E-CliniC, 8(2), 203–210. https://doi.org/10.35790/ecl.v8i2.3017
Krisanty, P., Manurung, S., Suratun, Wartonah, Sumartini, M., Dalami, E., … Setiawati, S. (2016). Asuhan Keperawatan Gawat Darurat (Cetakan 20).Trans Info Medika.
Parahita, P. S., & Kurniyanta, P. (2020). Management Of Extrimity Fracture In Emergency. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan, 1–18.
Permadi, B. A. (2019). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Fraktur Tibia. Fakultas Ilmu Kesehatan UMP. Kesehatan, (18), 8–23.
Ramadhian, M. R., & Yanuar Jaelani, A. (2019). Repositioning Malunion Fractures Os Femur Dextra 1 / 3 Distal. Medical Journal of Lampung University, 5(April), 152–156.
Risnah, Azhar, M. U., & Irwan, M. (2019). Terapi non farmakologi dalam penanganan diagnosis nyeri akut pada fraktur: systematic review. Journal Of Islamic Nursing. 4(2). 1-11.
R.R.G.,Ramadhani,F.R.(2021)Gambaran angka fraktur Tibia Berdasarkan Usia,Jenis kelamin Dan Klasifikasi fraktur Berdasarkan Mekanisme TraumaD RSUD H.Maeloek Bandar Lampung.Jurnal kesehatan,12(1)
Rushdi, I., Che-Ahmad, A., Abdul-Ghani, K. A. H., & Mohd-Rus, R. (2020). Surgical management of distal tibia fracture: Towards an outcome based treatment algorithm. Malaysian Orthopaedic Journal
Soetjahjo, B., Ermawan, R., Saputra, R. D., Hancoro, U. H., Nugroho, B. J., & Anugra, J. Y. (2020). Pengkajian keperawatan pada pasien open fracture shaft tibia fibula Grade IIIB dengan aplikasi teori Virginia Henderson. Dunia Keperawatan: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan,
Sunardi, J., Sudibjo, P., & Sukamti, E. R. (2020). Anatomi Manusia. (Vol. 1999).Yogyakarta: UNY Press.
Suriya, M., & Zuriati. (2019). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Pada Sistem Muskuloskeletal Aplikasi Nanda Nic & Noc. Padang: Pustaka Galeri Mandiri.
Tim Pokja DPP PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan. (Edisi 1). Dewan Pengurus Pusat PPNI.
Yusri,Ahmand dzaki dan Diyan .2020.Jurnal ilmu pendidikan kesehatan.

