Refleksi Filosofis: Bayi Tabung dalam Perspektif Sains, Etika, dan Agama

Authors

  • Fitri Hayati Kurnia Universitas Negeri Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Nyimas Dilviana Universitas Negeri Sunan Gunung Djati, Indonesia
  • Irawan Universitas Negeri Sunan Gunung Djati, , Indonesia

Keywords:

Program Bayi Tabung, Fertilisasi In Vitro, Perspektif Sains dan Etika, Pendidikan Reproduksi, Metodelogi Kuantitatif dan Kualitatif

Abstract

Artikel ini memberikan tinjauan komprehensif tentang teknologi bayi tabung, mengkombinasikan pandangan dari sains, moral, dan agama, serta mempertimbangkan penerimaan dan pemahaman teknologi ini dalam masyarakat yang beragam. Studi ini tidak hanya menelaah dampak ilmiah, etik, dan agama dari bayi tabung, tetapi juga menilai sejauh mana pendidikan mengenai bayi tabung efektif, terutama bagi siswa SMP kelas 9 . Metodologi yang digunakan adalah gabungan teknik kuantitatif dan kualitatif dengan pretest dan postest untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa tentang bayi tabung mulai dari segi ilmu pengetahuan hingga kesadaran etis dan keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, menandakan keberhasilan metode pembelajaran yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa, menandakan keberhasilan metode pembelajaran yang diterapkan. Artikel ini menyoroti perlunya pendekatan yang holistik dalam pendidikan bayi tabung, yang menyatukan aspek sains, etika dan agama. Ini menegaskan perlunya dialog lintas disiplin ilmu untuk memahami dan mengelola teknologi reproduksi, mengajukan strategi yang lebih inklusif dan reflektif untuk menyeimbangkan kemajuan teknoologi dengan nilai-nilai sosial dan moral, serta mempersiapkan generasi muda dalam menghadapi kompleksitas teknologi reproduksi.

References

Al-Anzi, N. M., Al-Saqabi, S., & Al-Qahtani, F. (2022). The role of science literacy in adolescent health behaviors: A cross-sectional study. Journal of Adolescent Health, 70(2), 244–249.

Arikunto, S. (2006). Metodologi Penelitian. PT Rineka Cipta.

Asplund, K. (2020). Use of in vitro fertilization—ethical issues. Upsala Journal of Medical Sciences, 125(2), 192–199. https://doi.org/10.1080/03009734.2019.1684405

Aurel, M., & Sagara, G. (2023). IJM : Indonesian Journal of Multidisciplinary Dilema Bayi Tabung Dalam Perspektif Agama. IJM : Indonesian Journal of Multidisciplinary Dilema Bayi Tabung Dalam Perspektif Agama, 1, 54–63.

Biggers JD. (2012). IVF and embryo transfer: historical origin and develop_ment. Reprod Biomed Online, 25(1), 18–27.

Halimah, M. (2018). Pandangan Aksiologi Terhadap Surrogate Mother. Jurnal Filsafat Indonesia, 1(2), 51. https://doi.org/10.23887/jfi.v1i2.13989

Haniyah, & Santoso, U. (2022). STATUS HUKUM BAYI TABUNG (Kajian Hukum dan Status Keperdataanya). Jurnal Legisia (Jurnal Hukum Universitas Sunan Giri Surabaya), 12(1), 1–12.

Harzif, A., Safitri, W., & Lestari, D. (2019). No Title. Prevalensi Infertilitas Pada Pasangan Usia Subur Di Indonesia., 3(2), 173–181.

Irawan, I. (2017). Paradigma Keilmuan Manajemen Pendidikan Islam. Manageria: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(2).

Johnson, S., & Thompson, M. (2021). The ethical implications of in vitro fertilization. Journal of Medical Ethics, 47(1), 12-17.

Meltzer, & & David, E. (2002). he Reactionship Between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gains in Physics: A possible Hidden Variable in Diagnostic Pretest Scores. Am. J. Phys, 1259–1268.

Smith, A., Jones, B., & Brown, C. (2020). In vitro fertilization: A review of the scientific and ethical considerations. Fertility and Sterility, 113(4), 773-779.

Sugiono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Syamsuddin. (2020). Problematika Bayi Tabung. Journal of Islamic Family Law, 01(2), 2775–7161. http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/maddika

Downloads

Published

30-11-2024

Citation Check